Struktur Komunitas Plankton di Beberapa Jenis Kolam Ikan Lele (Clarias batrachus)

Authors

  • Rahmat Ramadansur Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Pendidikan dan Vokasi, Universitas Lancang Kuning
  • Laura Laurenza Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Pendidikan dan Vokasi, Universitas Lancang Kuning
  • Marta Dinata Program Studi Biologi, Fakultas Kehutanan dan Sains, Universitas Lancang Kuning
  • Al Khudri Sembiring Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Pendidikan dan Vokasi, Universitas Lancang Kuning
  • Muhammad Azhari Akbar Program Studi Biologi, Fakultas Kehutanan dan Sains, Universitas Lancang Kuning https://orcid.org/0000-0002-4751-3677

DOI:

https://doi.org/10.25077/jbioua.12.1.05-12.2024

Keywords:

catfish ponds, community, physico-chemical, plankton, purposive sampling

Abstract

The plankton community structure is a collection of zooplankton and phytoplankton populations that interact with each other in a waters. This study aims to analyze the structure of the plankton community and the influence of environmental conditions (physico-chemical) on the structure of the plankton community in the ponds. The research sample was taken using a purposive sampling method, which represents three types of catfish ponds, namely, earthen ponds, tarpaulins, and biofloc. The results showed that in the three types of ponds studied, there were two species of zooplankton and 45 species of phytoplankton. Phytoplankton in soil ponds was dominated by Stigeoclonium subsecundum. Meanwhile, the zooplankton was dominated by Nebela collaris. Diversity (H') of zooplankton is in the low category with polluted water quality in the three ponds, while phytoplankton is in the high-low category. The equitability index (E) of zooplankton is in the stable category, while phytoplankton is in the depressed-stable category. The dominance index (D) of zooplankton belongs to the medium-low category, while phytoplankton belongs to the low category. As for the physico-chemical parameters of the waters, the three types of ponds have different effects from each parameter tested on the structure of the plankton community.

References

APHA (American Public Health Association). (2005). Standard Methods For the Examination of Water and Wastewater . Amer. Publ. 17th Editon. New York Health Association.

Asriyana dan Yuliana. (2012). Produktivitas Perairan. Bumi Aksaea. Bogor.

Darmawan, J., E. Tahapari dan I. Nurlaela. (2012). Dinamika Populasi Plankton pada Perairan Kolam Beton dengan Rasio Penambahan Unsur Hara N dan P yang Berbeda. Prosiding Seminar Nasional Tahunan IX Hasil Penelitian Perikanandan Kelautan. 14 Juli 2012. Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta : (PN 10) 1-4.

Dewiyanti, G.A.D., Bambang, I & Moehammadii, N. (2015). Kepadatan dan keanekaragaman plankton diperairan megetan kabupaten sidoarjo provinsi jawa timur dan daerah hulu, daerah tengah dan daerah hilir bulan maret 2014. Jurnal Ilmiah Biologi. No. 1 Vol. 3: 37-4

Fauziah SM, Laily AN. 2015. Identifikasi mikroalga dari Divisi Chlorophyta di Waduk Sumber Air Dusun Krebet Kecamatan Buluwulang Kabupaten Malang. Bioedukasi. No. 1 Vol. 8: 20-22.

Pratiwi, E. D. (2015). Hubungan Kelimpahan Plankton terhadap Kualitas Air di Perairan Malang Rapat Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau. [Skripsi]. Kepulauan Riau: FIKP UMRAH, Program Sarjana.

Pratiwi, I. (2017). “Karekteristik Parameter Fisik Kimia Pada Berbagai Aktifitas Antropogenik Hubungannya Dengan Makrozoobentoz di Perairan Pantai Kota Makassarâ€. [Skripsi]. Makassar: Universitas Hasanuddin Makassar, Program Studi Ilmu Kelautan.

Rahmatullah., M. Sarong, A., & Karina, S. (2016). Keanekaragaman dan Dominasi Plankton Diestuari Kuala Rigaih Kecamatan Sitia Bakti Kabupaten Aceh Jaya. Program Studi Ilmu Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan. Universitas Syiah Kuala Darusalam Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan dan Perikanan Unsyiah. No. 3 Vol. 1: 325- 330.

Ramadansur, R., & Dinata, M. (2021). Kemelimpahan Fitoplankton Sebagai Bioindikator dan Status Trofik di Aliran Sungai Siak Pekanbaru. Bio-Lectura: Jurnal Pendidikan Biologi, 8(1), 57-70.

Ruga, L. M. Langoya, A. Papua, & B. Kolondama. (2014). Identifikasi Zooplankton Di Perairan Teluk Buli Halmahera Timur. Jurnal Ilmiah Agribisnis Dan Perikanan. No. 10 Vol. 2: 44-50.

Wibowo, S. (2021). Pemanfaatan Kolam Ikan Untuk Budidaya Tanaman Dengan Aquaponik. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. No. 4 Vol. 5: 921–927.

Wiharyanto, D., & Santosa, M. B. (2013). Kondisi Nutrien dan Kelimpahan Plankton di Lingkungan Perairan Tambak Pilot Project WWF Indonesia, Kelurahan Karang Anyar Pantai Kota Tarakan Propinsi Kalimantan Utara. Jurnal Harpodon Borneo. No. 2 Vol. 6: 163-170.

Wijayanti, K, A, N., Murwantoko & Istiqomah, I. (2021).Struktur Komunitas Plankton pada Air Kolam Ikan Lele yang Berbeda Warna. J. Perikan. No. 1 Vol. 23: 193-202.

Yulisa & Mutiara, D. (2016). Struktur Komunitas Zooplankton di Kolam Retensi Kambang Iwak Palembang. Sainmatika J. Ilm. Mat. dan Ilmu Pengetah. Alam No. 2 Vol. 13: 58–68.

Downloads

Additional Files

Published

2024-04-24

How to Cite

Ramadansur, R., Laurenza, L., Dinata, M., Sembiring, A. K., & Akbar, M. A. (2024). Struktur Komunitas Plankton di Beberapa Jenis Kolam Ikan Lele (Clarias batrachus). Jurnal Biologi UNAND, 12(1), 05–12. https://doi.org/10.25077/jbioua.12.1.05-12.2024

Issue

Section

Articles